Rabu, 04 Juli 2018

Kisah Sukses Memanfaatkan Waktu Luang Setelah Bekerja

Waktu tidak memiliki kesadaran, demikian pula halnya dengan waktu luang yang ada setelah pulang bekerja. la dapat diinvestasikan atau disia-siakan. Waktu luang setelah bekerja dapat memperbaiki setiap aspek dalam kehidupan Anda, tetapi Anda harus memanfaatkannya dengan melakukan hal-hal yang berguna. Jika Anda menyia-siakan waktu luang setelah bekerja, maka ia tidak dapat membantu Anda. Waktu berjalan. Detik, menit, dan jam berlalu, apa pun yang Anda lakukan.

Cerita motivasi tentang waktu luang
Gambar: pexels.com

Kisah Sukses Memanfaatkan Waktu Luang


Apa yang akan Anda lakukan jika Anda menghabiskan seluruh hidup Anda belajar dan kemudian menjadi sesuatu yang tidak Anda sukai? Apakah Anda akan meninggalkannya begitu saja agar dapat memulai kembali dan melakukan sesuatu yang Anda sukai? Tentu saja tidak. Anda akan melakukan hal yang cerdas dan penuh strategi, seperti halnya Dr. Biali, dan perlahan-lahan berubah.

Dr. Biali bekerja sebagai dokter darurat dan kemudian sebagai dokter umum, tetapi kemudian ia menjadi depresi. Selama perjalanan menuju Kuba, ia mengikuti kelas Salsa. Pada saat itulah la ingat bahwa semasa kecil ia ingin belajar menari. Ketika pulang, in mengikuti kelas menari selama waktu luangnya dan menemukan bahwa menari membuatnya lebih bahagia daripada menjadi dokter.

Alih-alih berhenti dari praktik medisnya, ia memanfaatkan waktu luangnya untuk mendalami arti dan semangat menari. Sambil bekerja purnawaktu sebagai dokter, setiap beberapa minggu sekali ia melakukan perjalanan dari Vancouver ke Meksiko untuk mendalami tariannya.

Ketika menghabiskan waktu luangnya untuk melakukan perjalanan ke Italia, ia mulai menulis tentang perjalanannya. Sebuah koran ternama di daerahnya menyukai artikelnya dan mendapatkannya di halaman pertama beserta fotonya. Sejak saat itulah ia mulai menulis berbagai artikel perjalanan dan kesehatan sambil bekerja purnawaktu sebagai dokter.

Sekarang ia adalah penari flamenco profesional dan menikah dengan seorang profesional dan instruktur tari. Selain itu, ia pun menjadi penulis tetap dua buah artikel di majalah nasional dan ia sedang menulis buku pertamanya, "Your Prescription for Life".

Ia berbicara secara profesional tentang pengalaman hidupnya dari seorang dokter yang depresi menjadi penulis, pembicara, dan penari profesional yang bahagia. Nasihatnya untuk orang-orang lain yang merasa terkurung dalam pekerjaan yang tidak memuaskan? "Jadikan mimpi sebagai prioritas utama dalam hidup," katanya.

Oh, dan bagaimana dengan karier yang membuatnya depresi itu? Ia berhenti tahun lalu.

Kondisi keuangan, tanggung jawab pekerjaan, hubungan Anda dengan orangtua dan pasangan, kesehatan, bahkan kualitas hidup dan tingkat kebahagiaan Anda tentu tengah membaik atau memburuk. Kehidupan dan segala aspek yang terkandung di dalamnya tengah mengalami kemajuan, perbaikan, peningkatan, atau justru penurunan, berhenti, dan bahkan mati. Apakah nilai diri Anda bertumbuh atau berkurang? Apakah Anda bergerak ke atas atau justru ke bawah dalam perusahaan? Apakah Anda menjadi lebih dekat atau justru jauh dari pacar Anda? Apakah tubuh Anda menjadi lebih langsing atau Anda tengah berjuang melawan kegemukan?

Jika Anda tidak memanfaatkan waktu luang setelah jam kerja dalam area kehidupan yang penting bagi Anda, area tersebut akan layu dan terbuang. Untuk itu memanfaatkan waktu luang setelah jam kerja berakhir adalah hal penting yang akan merubah hidup Anda. 

Dalam waktu yang normal, semua orang memiliki waktu 8 jam bekerja, 8 jam untuk tidur, dan 8 jam waktu luang. Dan bagaimana kehidupan Anda berlangsung banyak ditentukan oleh pemanfaatan waktu luang tersebut. Jangan sia-siakan waktu luang Anda, investasikan waktu tersebut untuk mencapai impian dan target-target yang akan Anda capai.

Semoga bermanfaat.