Selasa, 11 Desember 2018

67 Quotes Fiersa Besari Konspirasi Alam Semesta

indoquotes.com - Bagi Anda penggemar karya-karya Fiersa Besari pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu karya terbaiknya yaitu "Konspirasi Alam Semesta". Kalau Anda sudah membaca novel ini akan menemukan banyak sekali kata indah, kata yang penuh makna, yang memberikan pengetahuan dan cara pandang yang baru terhadap suatu hal. Kata-kata yang dapat menjelaskan sesuatu yang kadang susah dijelaskan.

Bagi Anda yang belum membaca novel "Konspirasi Alam Semesta" wajib membacanya, karena novel ini sangat bagus sekali. Begitu juga dengan saya, ketika membaca novel ini saya sangat tersentuh dengan alur ceritanya. Banyak poin penting yang saya catat ketika membaca novel tersebut, yaitu kata-kata yang begitu indah dan penuh makna, di bawah ini adalah kata bijak yang ada dalam novel tersebut.

Kata bijak konspirasi alam semesta

Quotes Fiersa Besari tentang Konspirasi Alam Semesta


1. “Jatuh hati tak pernah ada dalam rencana manusia, mangsanya bisa siapa saja.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

2. “Hmmm ... Saya rasa, semua orang berhak dapat kesempatan kedua. Bahkan seorang pengkhianat?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

3. “Namun ‘rasa’ memang punya jalannya sendiri. ia tak serta-merta hadir untuk diutarakan. Kadang, ‘rasa’ hanya untuk dinikmati dalam kesendirian, dengan setumpuk harapan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

4. “Diam dan rasakan debaran jantungku. Saat kau ulurkan tangan untuk menolongku. Kepakan sayapmu, bawa aku terbang. Luka yang tersisa luruh dalam dekapmu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

5. “Pernahkah kau terjatuh secara sukarela? Sebab kau yakin seseorang akan menangkapmu. Seseorang akan mengajarimu cara tertawa, cara percaya, cara mengeja rasa tak bernama. Seketika itu pula, jagat raya berhenti bergerak. Jiwamu terbakar, ragamu lebur. Dan dirimu hanya bisa menyerah, karena kau tahu. kau menyerah pada orang yang tepat.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

6. “Aku milikmu hari ini, esok dan nanti.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

7. “Jatuh cinta memang aneh, daya magisnya mampu menyentuh sanubari seseorang.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

8 “Apalah arti sebuah status? Di negeri ini, selama bendera kuning belum berkibar, masih ada harapan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

9. “Terperangkap dalam zona pertemanan adalah hal yang menyebalkan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

10. “Perasaan bukanlah soal timbal balik. Apa yang kita berikan, belum tentu sama dengan apa yang kita terima.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

11. “Beberapa mimpi memang harus tetap menjadi bunga tidur. Bukan untuk diwujudkan, hanya untuk dijadikan penghias malam.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

12. “Beberapa rindu memang harus dibiarkan menjadi rahasia. Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

13. “Senja memang membawa kita menuju kegelapan. Tapi, kalau kita tahu cara bersyukur, banyak bintang dalam gelap yang menunggu untuk kita nikmati.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

14. “Hidup ini sederhana, manusianya saja yang rumit.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

15. “Aku yakin kamu bisa bikin orang yang kamu sayangi bahagia. Kamu cuma hadir di waktu yang salah.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

16. “Kutitip rindu di sela malam, berharap esok pagi kau ambil di sudut langit.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

17. Menaruh angan dalam warnamu. Tak hendak kulepaskan kenangan yang merantaiku.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

18. “Berlarilah, aku akan mengejarmu. Sembunyilah, aku akan temukanmu. Membekulah, aku akan menunggumu luluh. Karena aku tahu kau yang pantas untuk hatiku.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

19. “Manusia terbentuk dari impian. Tanpa itu, kita hanyalah robot yang bergerak mengikuti hiruk pikuk dunia, tapi tidak mengiringi irama yang dilantunkan bumi.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

20. “Ayolah, lupakan sejenak hal cengeng semacam itu. Kau laki-laki! Berpijaklah.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

21. “Sekiranya kau laki-laki, apa pantas berpijak di atas keplin planan? Rela kau diinjak-injak? Tega kau bersenang-senang di atas penghkianatan?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

22. “Sejahat apa pun seseorang, ujungnya akan mendengarkan hati nurani.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

23. “Aku suka hujan. Ada berkah yang Tuhan titipkan di setiap tetesnya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

24. “Aku berterimakasih pada hujan yang telah menuntunku padamu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

25. “Masa lalu, sepahit apa pun itu, bukanlah untuk dilupakan, melainkan untuk diingat dengan persepsi yang tidak menyakitkan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

26. “Aku sadar bahwa sekuat apa pun kita berusaha memperbaiki, sebuah hubungan takkan lagi sama tanpa adanya kepercayaan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

27. “Berapa banyak lagi cemburu? Berapa banyak bual? Terhanyut menepis realita, kau bukanlah milikku. Aku pilihan, kaulah jawaban. Jelaskan arti ‘adil’. Tolong menetap utuh, karena aku letih berbagi.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

28. “Mampukah kekasihku setangguh aku? Menunggu tapi tak ditunggu, berharap tapi tak ditahan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

29. “Sampai kapan kau mau begini, menjalani kisah rahasia? Tak sadarkah di balik senyuman, sungguh aku terluka? jika kau tidak bisa pastikan, sudahlah, aku mengalah saja. Kau pemenang, walaupun aku juara kedua.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

30. “Pada sebuah titik bifurkasi, sudikah kau mengerti? Aku ingin cuma ada kita tanpa dustai dia.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

31. “Aku memberimu terbaik. Mengapa dia mendapatkan apa yang terbaik darimu?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

32. “Lelaki itu memang rupawan, dibalik penampilannya yang bengal. Ada sesuatu di mata tajam dan senyum sinisnya yang mengakibatkan perempuan ingin menjelajah lebih dalam, lalu rela tersesat tanpa hendak keluar lagi.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

33. “Mendaki gunung tidak semudah di film-film. Ada fisik dan mental yang perlu dipersiapkan, bukan hanya uang dan peralatan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

34. “Puncak gunung itu seperti cita-cita. Saat kita memulai perjalanan, kita harus berdoa sebelum melangkah. Di perjalanan, kita terjatuh dan bangkit berulang kali. Kita menemukan siapa diri kita yang sesungguhnya dalam perjalanan menuju puncak.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

35. “Kita enggak pernah benar-benar menaklukkan alam. Kita cuma menjadi sahabat alam, atau mungkin jadi musuh darinya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

36. “Kita melangkah susuri hutan berdua. Melarikan diri dari penatnya kota. sang senja mengintip dari balik dedaunan. Tersipu malu sebab kau lebih elok darinya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

37. “Perbedaan menjadikan kita kaya. dan cuma orang bodoh yang tak bisa menerima perbedaan, atau setidaknya berjalan beriringan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

38. “Manusia adalah manusia, ada yang jahat, ada yang baik, dan itu tak pernah ditentukan dari apa etnis mereka.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

39. “Cinta adalah soal rasa yang dapat datang dan pergi seenaknya.”- Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

40. “Aku rindu hujan seperti aku merindukanmu. Sudah lama aku tidak memandang rintiknya memeluk bumi.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

41. “Kita hanya berjarak, namun bukan berpisah. Bentangan kilometer, untukmu, akan kutempuh. Engkau adalah rumah, tempat yang paling indah. Di pelukanmu, Sayang, aku akan pulang.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

42. “Jauh, adalah satu kata yang membuatku berani melihat, mengecap, dan menyambangi hal-hal baru. Di saat yang sama, ‘jauh’ juga menjadi hal yang menakutkan bila itu terkait denganmu. Tapi aku berterimakasih pada ‘jauh’. Karenanya, aku tahu bahwa aku merindukanmu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

43. “Ternyata, batas antara hidup dengan mati itu tipis.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

44. “Aku adalah seorang pesimis yang cukup optimis. pesimis bahwa negeri ini sudah tiba pada masa yang lebih baik, sekaligus optimis bahwa negeri ini akan tiba pada masa yang lebih baik.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

45. “Kami hanyalah anak manusia yang meskipun punya paham, prinsip, sejarah, latar belakang, dan warna kulit yang berbeda, namun darah kami tetaplah merah, dan yang kami hirup adalah udara yang sama.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

46. “Persahabatan sejati tak akan pernah mati. Kenang hari ini, kawan. Cerita yang mengagumkan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

47. “Engkau bukan ibu sempurna layaknya di sinetron, namun buatku, engkau adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuk melindungiku.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

48. “Kasihmu samudra tanpa batas. Aku membalas dengan keangkuhan. Tiada kusadar waktu tak akan terulang untuk menebus dosa. Surga tak cuma ada di telapak kakimu. Surga ada di segala tentangmu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

49. “Kita mesti melepaskan apa yang sudah enggak bisa kita ubah dan belajar melanjutkan hidup.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

50. “Akulah orang yang selalu ada untukmu. Meski hanya sebatas teman.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

51. “Setiap manusia pernah melakukan kesalahan, itulah yang menjadikan kita manusia.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

52. “Cinta tak pernah egois.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

52. “Seperti apakah warna cinta? Apakah merah muda mewakili rekahanya ataukah kelabu mewakili pecahannya?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

BACA JUGA: Ucapan Selamat Tahun Baru 2021 Terlengkap

53. “Aku memang penakut kalau soal kehilangan kamu. Tapi, aku bukan pengecut yang enggak mau berjuang bareng kamu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

54. “Hidup adalah sebuah pilihan. Aku memilih untuk berani membuatmu bahagia karena terlalu takut melihatmu menangis.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

55. “Jangan dekati aku lagi. Perasaan cinta tak pernah dan tak boleh egois. Aku tak mampu egois. Sesakit-sakitnya hatiku, aku akan lebih bahagia kalau ada perempuan yang bisa menemani kamu sampai rambutmu beruban dan kulitmu keriput.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

56. “Waktu kau sedih, aku di sini. Waktu kau senang, kau di mana?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

57. “Aku rindu kau yang dulu dan obrolan kecil kita. Kini bagai dua orang asing tidak saling tanya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

58. “Mata itu membuatku jatuh cinta berulang kali.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

59. “Bersamanya membuatku tahu bahwa aku perempuan beruntung.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

60. “Sekuat apa pun kamu menyingkirkan aku, sekuat itu pula aku akan kembali padamu.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

61. “Kamu dan aku sadar bahwa dunia kita terlampau berbeda. Oleh karenanya, kita memutuskan untuk mengubur dalam-dalam perasaan yang kita punya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

62. “Hidup, membentukku menjadi rumit. Namun dengan cara yang sederhana, kamu membuatku satu langkah lebih baik setiap harinya.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

63. “Tetaplah di sini, jangan pernah pergi. Meski hidup berat, kau memilikiku. Ketika kau sakit, ketika hatimu terluka, aku akan menjagamu hingga naps ini habis.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

64. “Kita berdua jauh dari sempurna. Bukankah ketidaksempurnaan kitalah yang bikin kita berdua saling menyempurnakan?” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

65. “Kita punya seribu alasan untuk menyudahi. kita punya sejuta alasan untuk melanjutkan.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

66. “Yang aku tahu, di antara banyaknya kesalahan dalam hidup ini, merebahkan hati di dirimu adalah pilihan yang paling benar.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

67. “Hidup ini indah, bila kau mengikhlas yang harus dilepas. kau terlalu agung untuk dikalahkan rasa sakit.” - Fiersa Besari "Konspirasi Alam Semesta"

Cinta dan kehidupan, kita tidak ada yang tahu bagaimana yang akan terjadi. Ini seperti "Konspirasi Alam Semesta" dalam novel karya Fiersa Besari. Kata bijak di atas hanya sedikit cuplikan yang ada dalam novel tersebut, untuk memahami dan mendapatkan lebih banyak pengertian kata tersebut, sebaiknya Anda membeli dan membaca novel tersebut.