Jumat, 08 Februari 2019

100+ Kata Mutiara Gus Mus tentang Kehidupan, Motivasi, dan Agama

100+ Kata Mutiara Gus Mus tentang Kehidupan, Motivasi, dan Agama

Kata Mutiara Gus Mus tentang Kehidupan


1. "Bagaimana kita bisa hidup berdemokrasi, jika masih tdk bisa hidup beragam." — Gus Mus

2. "Jadikan Al-Qur’an pedoman hidup dengan mengkajinya." — Gus Mus

3. "Hidup sederhana kunci tumpas korupsi." — Gus Mus

4. "Kita harus bersyukur hidup di zaman akhir ini. Kalau hidup di era Rasul, mungkin kita jadi pengikut Abu Jahal." — Gus Mus

5. "Dunia jangan jadi tujuan hidup." — Gus Mus

6. "Menurut pemahamanku, agama itu 'jalan hidup' bukan 'gaya hidup'." — Gus Mus

7. "Selama menjalani hidup sampai kapanpun perbanyaklah istighfar." — Gus Mus

8. "Yang berlebihan dilarang dalam Quran. Hidup di tengah-tengah itu enak. Adil! Jangan kebencian bikin kita tak adil." — Gus Mus

9. "Revolusi mental akan sulit dicapai jika para pemimpinnya tidak mulai belajar untuk hidup sederhana. Termasuk para kiai." — Gus Mus

10. "Salah satu kedewasaannya adalah kemampuan hidup bersama sama orang yang tidak sama." — Gus Mus

11. "Kita perlu waspada, jangan sampai kepentingan sesaat kita di dunia ini mencederai harapan kebahagiaan abadi kita di akhirat kelak." — Gus Mus

12. "Akal budi merupakan anugerah istimewa dari Allah yang harus kita syukuri, terutama dengan menggunakannya dalam kehidupan ini." — Gus Mus

13. "Akal sehat merupakan anugerah Allah yang tak ternilai agungnya. Maka jangan biarkan  kepentingan duniawi apa pun --sebesar apa pun--  menggusurnya." — Gus Mus

14. "Dalam pergaulan hidup, kita dan pihak lain --orangtua-anak; suami-isteri; pemerintah-rakyat; saudara; kawan-- mempunyai HAK dan KEWAJIBAN. Alangkah indahnya pergaulan bila masing-masing lebih memperhatikan KEWAJIBANnya daripada hanya menuntut HAKnya." — Gus Mus

Kata Bijak Gus Mus Sebagai Motivasi


1. "Setiap hari kita perlu berusaha menambah amal baik sesederhana apa pun. Setidaknya berusaha menghindari perbuatan buruk sekecil apa pun." — Gus Mus

2. "Jangan biarkan emosi kita yang mempunyai kecenderungan berlebihan, terlepas dari kontrol akal sehat dan nurani kita." — Gus Mus

3. "Belajar menghargai orang lain adalah bagian dari ikhtiar menghargai diri sendiri." — Gus Mus

4. "Semangat kita belajar seharusnya lebih besar daripada semangat kita 'mengajar." — Gus Mus

5. "Hari Jum'at adalah hari baik untuk berbuat baik, namun janganlah menunggu hari baik untuk berbuat baik." — Gus Mus

6. "Apa yang harus dipunyai oleh seorang pemuda? Cita-cita, tekad, dan semangat untuk menjadi shaleh dan bermanfaat." — Gus Mus

7. "Ingin dihargai orang? Mulailah dengan belajar menghargai orang!" — Gus Mus

8. "Kemampuan kita berlaku adil diuji saat kita kecewa dan marah." — Gus Mus

9. "Kita harus bersyukur diciptakan Allah sebagai manusia --makhluk yang dimuliakan dengan kelengkapan akal budi-- dan ditakdirkan sebagai orang Indonesia yang beriman." — Gus Mus

10. "Jangan berlebihan mengharap sesuatu yang keputusan wujudnya tidak di tangan kita, agar kita tidak terlalu kecewa bila tidak terwujud." — Gus Mus

11. "Manusia yang benar-benar beriman kepada Allah dan istiqamah, tidak akan pernah merasa khawatir dan sedih. Inilah kebahagiaan hakiki." — Gus Mus

12. "Kalau kita berbuat baik karena Allah, kita tidak akan risau dengan pengabaian dan penilaian orang." — Gus Mus

13. "Ingat, di bumi ini, kita adalah penguasa, khalifahnya Allah. Kita mesti MENGUASAI dan bukan DIKUASAI oleh selain Allah; termasuk tidak dikuasai oleh nafsu dan materi." — Gus Mus

14. "Setiap kali kita perlu mengoreksi dan mengevaluasi diri; terutama agar kita tetap menjadi hamba Allah yang berada di jalan benar menuju rida-Nya." — Gus Mus

15. "Marilah kita selalu menjaga kemanusiaan dan kehambaan kita, agar kita tetap dimuliakan dan dikasihi Tuhan kita." — Gus Mus

16. "Sebesar apa pun masalah kita, jangan lupa kita mempunyai Tuhan Yang Maha Besar." — Gus Mus

17. "Belajar mendengarkan dengan baik, memudahkan kita bicara dengan baik." — Gus Mus

18. "Juara sejati ialah orang yang mampu mengalahkan diri sendiri." — Gus Mus

19. "Kita perlu berusaha selalu berbuat baik kepada hamba Allah; bukan demi mendapatkan balasannya, tapi demi mendapatkan rida-Nya." — Gus Mus

20. "Kesombongan tidak mampu menutupi kebodohan, bahkan justru memperjelas. Kebodohan hanya bisa terkikis oleh kerendahan hati untuk terus belajar." — Gus Mus

Kata Bijak Gus Mus Tentang Agama


1. "Agama Bukan Untuk Politik Praktis." — Gus Mus

2. "Dulu agama ditempuh untuk mencari Wajah Tuhan. Sekarang agama ditempuh untuk cari muka di hadapan Tuhan." — Gus Mus

3. "Banyak konflik agama karena manusia tidak ngaji." — Gus Mus

4. "Yang merusak agama adalah perilaku yang yang bertentangan dengan ajaran agama itu sendiri." — Gus Mus

5. "Belajar Agama, Jangan Hanya Mengandalkan Google!" — Gus Mus

6. "Agamamu belum tentu agama Allah. Agama allah menghargai manusia dan menebar kasih sayang ke alam semesta." — Gus Mus

7. "Inti agama adalah akhlak yang mulia." — Gus Mus

8. "Pemimpin agama harus jadi teladan." — Gus Mus

9. "Jangan sampai organisasi/partai membuat kita lupa pada agama & jangan sampai agama kita membuat lupa kepada Allah, Tuhan kita." — Gus Mus

10. "Para pemimpin yang menggunakan agama atau aliran-aliran agama untuk kepentingan politik hingga orang-orang bodoh terprovokasi dan kehilangan akal sehat. Merekalah kelak yang paling bertanggung jawab di hadapan Allah di Yaumul Hisab." — Gus Mus

11. "Agama adalah Rahmat dan Anugerah Allah, bukan beban dan deraan-Nya. Maka syukurilah dengan berbuat baik dan jangan mengufurinya dengan berbuat aniaya." — Gus Mus

12. "Seringkali semangat beragama tidak diimbangi dengan pemahaman agama yang baik. Semangat dengan pemahaman beragama itu harus seimbang." — Gus Mus

13. "Marilah berusaha menghadirkan keindahan agama kita melalui perilaku kita. Kalau belum bisa, minimal jangan sampai mencorengnya." — Gus Mus

Kata Mutiara Gus Mus dari Berbagai Tema


1. "Beruntunglah mereka yang tahu kapan harus bicara, kapan harus diam dan selalu berusaha agar diam dan bicaranya bermanfaat." — Gus Mus

2. "Kita diminta mempertanggungjawabkan perbuatan --ucapan dan perilaku-- kita masing-masing sendiri. Tidak perbuatan orang lain." — Gus Mus

3. "Kalau tidak bisa setiap saat, minimal setiap akan melakukan sesuatu, kita perlu mengingat Allah yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Penyayang." — Gus Mus

4. "Penting sekali bagi perbaikan diri sendiri, sesekali kita berhenti dari kegiatan kita untuk merenungkan apakah yang kita lakukan selama ini sudah sesuai atau belum dengan predikat kita sebagai manusia hamba Allah yang beriman." — Gus Mus

5. "Sesungguhnya kita semua milik Allah dan kepadaNyalah kita kembali." Kalimat ini bukan sekadar simbol takziah. Cobalah renungkan lagi maknanya. — Gus Mus

6. "Menghilangkan rasa benci terhadap sesama --yang hanya menyiksa diri sendiri-- sering kali sangat sulit. Apalagi bila kepentingan kita justru trll kuat mempertahankannya. Maka kita jangan lupa memohon pertolongan Allah dengan banyak berdzikir, menyebut asma-Nya ARRAHMÃN ARRAHÏM." — Gus Mus

7. "Agar kita tidak dalam kerugian, setelah beriman dan beramal saleh, kita dituntut untuk saling menasihati (mengenai kebenaran dan kesabaran). Bukan saling menghakimi." — Gus Mus

8. "Riasan (untuk mempercantik diri) yang paling awet ialah yang dari dalam diri. Riasan luar mudah luntur." — Gus Mus

9. "Ingin dicintai Allah, ikutilah jejak dan akhlak RasulNya." — Gus Mus

10. "Terlalu tinggi menghargai diri sendiri, malah bisa memerosotkan harganya." — Gus Mus

11. "Berhentilah bertikai. Berhentilah saling membenci dan mencaci. Berbedalah secara dewasa. Berhentilah mengikuti nafsu dan amarah. Berhentilah membesarkan diri sendiri dan merendahkan hamba-hamba Allah yang lain." — Gus Mus

12. "Untuk peningkatan kualitas kehambaan kita, kiranya perlu kita sesekali berhenti sejenak dari kesibukan kita, khusus untuk melihat dan mengevaluasi kesibukan kita itu." — Gus Mus

13. "Berdoa baik untuk saudara atau kawan kita --di samping merupakan perbuatan baik-- sebenarnya berdoa baik juga untuk diri kita sendiri." — Gus Mus

14. "Iman kepada ALLAH dan HARI AKHIR, seharusnya tercermin dalam cara berpikir dan perilaku." — Gus Mus

15. "Kita boleh memuji Kecintaan kita, setinggi langit sekalipun, tapi jangan sampai membandingkan dengan dan merendahkan Kecintaan orang lain." — Gus Mus

16. "Berlebihan dalam mencintai maupun membenci, bisa menghilangkan akal sehat." — Gus Mus

17. "Terus menggunjing orang yang  berdosa, bisa mencelakakan diri kita sendiri. Apalagi --siapa tahu-- orang yang kita gunjingkan tersebut sudah menyesali dosanya dan bertobat." — Gus Mus

18. "Jangan biarkan ketidaksenangan kepada sesama hamba Allah berkembang menjadi kebencian. Kebencian hanya menyakiti diri sendiri." — Gus Mus

19. "Allah memuliakan kita dengan menganugerahi kita akal budi; maka tidak selayaknya kita merendahkan diri kita sendiri dengan menyia-nyiakannya." — Gus Mus

20. "Jangan menyepelekan dosa terhadap sesama manusia. Dosa kita terhadap Allah mudah dimintakan ampun dan Allah Maha Pengampun; tapi dosa terhadap manusia, tak akan diampuni Allah sebelum manusia yang disalahinya memaafkannya." — Gus Mus

21. "Sering kali perbedaan di antara kita hanyalah karena perbedaan sudut pandang; sedang Maksud kita sama. Maka kita perlu melihat maksud orang yang berbeda dengan kita atau berbaiksangka kepadanya." — Gus Mus

Salam hangat dari kami indoquotes.com