Selasa, 14 Juli 2020

Kumpulan Quote Buya Hamka

Buya Hamka lahir di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta pada 24 Juli 1981. Buya Hamka adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia yang berkarier sebagai wartawan, penulis, dan pengajar.


Hamka juga pernah berpolitik melalui Masyumi, menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif dalam Muhammadiyah hingga akhir hayatnya. Buya Hamka adalah sosok ulama yang sangat dihormati karena besarnya peranan beliau untuk umat islam di Indonesia.

Di bawah ini adalah kumpulan quotes, kata bijak, kata mutiara dari Buya Hamka yang dapat kita jadikan pelajaran, motivasi dan inspirasi dalam menjalani kehidupan ini.

Quote Buya Hamka tentang kerja

Quote Buya Hamka Tentang Kerja


1. "Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja."

2. "Sebesar-besar atau seberat-berat urusan, jangan dihadapi dengan muka berkerut, kerut muka itu dengan sendirinya menambahkan lagi kerut pekerjaan itu."

3. "Tegakkan cita-cita lebih dahulu sebelum berusaha."

4. "Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan."

Quote Buya Hamka Tentang Pendidikan


1. "Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Yang takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua."

2. "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorang. Bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

3. "Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman, bagaikan lentera di tangan pencuri."

4. "Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik."

5. "Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat."

6. "Undang-undang adab dan budi pekerti membentuk kemerdekaan bekerja. Undang-undang akal membentuk kemerdekaan berfikir. Dengan jalan menambah kecerdasan akal, bertambah murnilah kemerdekaan berfikir."

7. "Bertambah tinggi perjalanan akal, bertambah banyak alat pengetahuan yang dipakai, pada akhirnya bertambah tinggi pulalah martabat Iman dan Islam seseorang."

Quote Buya Hamka Tentang Cinta


1. "Cinta itu perang, yakni perang yang hebat dalam rohani manusia. Jika ia menang, akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati. Jika ia kalah, akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri."

2. "Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat."

3. "Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnya lah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuh lah oleh kerena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji."

4. "Bahwasanya cinta yang bersih dan suci (murni) itu, tidaklah tumbuh dengan sendirinya."

5. "Satu hati lebih mahal dari pada senyuman. Satu jiwa lebih berharga dari pada sebentuk cincin."

6. "Jelas sekali bahwasanya rumah tangga yang aman damai ialah gabungan di antara tegapnya laki-laki dan halusnya perempuan."

7. "Hanya menumpahkan air mata itulah kepandaian yang paling penghabisan bagi seorang wanita."

8. "Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan."

9. "Karena apabila saya bertemu dengan engkau, maka matamu yang sebagai bintang timur itu senantiasa menghilangkan susun kataku."

10. "Kadang-kadang cinta bersifat tamak dan loba, kadang-kadang was-was dan kadang-kadang putus asa."

11. "Takut akan kena cinta, itulah dua sifat dari cinta, cinta itulah yang telah merupakan dirinya menjadi suatu ketakutan, cinta itu kerap kali berupa putus harapan, takut cemburu, hiba hati dan kadang-kadang berani."

Quote Buya Hamka Anak Lelaki


"Anak lelaki tak boleh dihiraukan panjang, hidupnya ialah buat berjuang, kalau perahunya telah dikayuhnya ke tengah, dia tak boleh surut palang, meskipun bagaimana besar gelombang. Biarkan kemudi patah, biarkan layar robek, itu lebih mulia daripada membalik haluan pulang."

Quote Buya Hamka Tentang Agama


1. "Agama tidak melarang sesuatu perbuatan kalau perbuatan itu tidak merusak jiwa. Agama tidak menyuruh, kalau suruhan tidak membawa selamat dan bahagia jiwa."

2. "Jika kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri, para Nabi tidak perlu ada untuk keselamatan kita."

3. "Bertobat tidak hanya berarti menyesali dosa tetapi juga membenci dosa."

4. "Satu-satunya alasan kita untuk hadir di dunia ini adalah untuk menjadi saksi atas keesaan Allah."

5. "Tali yang paling kuat untuk tempat bergantung adalah tali pertolongan Allah."

6. "Al-Quran yang dibaca baik-baik adalah tanda jiwa yang kenyang akan makanan bergizi."

7. "Waktu bagi orang Islam adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan."

8. "Tuhan menilai apa yang kita beri dengan melihat apa yang kita simpan."

9. "Ujung akal itu pikir, pangkal agama itu zikir."

Quote Buya Hamka Tentang Kehidupan


1. "Kehidupan itu laksana lautan. Orang yang tiada berhati-hati dalam mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, maka karamlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang di tengah samudera yang luas. Tiada akan tercapai olehnya tanah tepi."

2. "Air mata berasa asin itu karenanya air mata adalah garam kehidupan."

3. "Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah."

4. "Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur."

5. "Ikhlas dan sejati akan bertemu di dalam senyuman anak kecil, senyum yang sebenarnya senyum, senyum yang tidak disertai apa-apa."

6. "Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak yang empunya dan jangan berlaku zalim di atasnya. Berani menegakkan keadilan, walaupun mengenai diri sendiri, adalah puncak segala keberanian."

7. "Di belakang kita berdiri satu tugu yang bernama nasib, di sana telah tertulis rol yang akan kita jalani."

8. "Kenal akan keindahan dan sanggup menyatakan keindahan itu kepada orang lain adalah bahagia."

9. "Supaya engkau mendapat sahabat, hendaklah diri engkau sendiri sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang."

10. "Emas tak setara dengan loyang. Sutra tak sebangsa dengan benang."

11. "Positif, bukan negatif. Aktif, bukan pasif."

12. "Tahan menderita kepahitan hidup sehingga penderitaan menjadi kekayaan adalah bahagia."

13. "Nafsu yang menyebabkan marah dan dengki."

14. "Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari."

15. "Orang berakal hidup untuk masyarakatnya, bukan buat dirinya sendiri."

16. "Kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tidak kemunduran budi dan kekusutan jiwa."

Semoga bermanfaat, amieen.